Banyak orang bilang, cemburu itu tanda sayang. Kalau nggak ada bumbu-bumbu cemburu, hubungan terancam hambar ibarat sayur tanpa garam. Tapi, cemburu sayang sama cemburu buta jelas bukan dua hal yang serupa. Biar tahu bedanya, baca sinyal-sinyal berikut ini.
’Rajin’ Telepon
Cemburu buta: Tiap dua jam, dia menelponmu. Dalihnya, cuma bilang I love you. Sst, aslinya dia cuma mau ngecek keberadaanmu. Kalau dengar banyak backsound, apalagi cowok, dia langsung meluncurkan jurus mematikan: “Siapa tuh?” Ih, malesnya…
Tanda sayang: Dia memang meneleponmu, tapi nggak dua jam sekali, lah. Ponselmu baru berdering di jam-jam insidental, kayak waktu makan siang. Dia cuma pengin ngingetin, “Jangan telat makan siang, ya. Nanti sakit, lho.” Cihuy, senangnyaa…
Antiteman Cowok
Cemburu buta: Bagi dia, sohib cowokmu adalah musuh. Padahal, hello, siapa sih yang nggak butuh teman buat gila-gilaan? Ketahuan jalan bareng sahabat cowokmu, dia langsung ngamuk! Baginya, aksesmu dengan makhluk cowok hanyalah dirinya. Huu…
Tanda sayang: Kadang, dia mengernyitkan dahi saat kamu jalan sama temanmu. Tapi, coba ingat-ingat, deh. Apa kamu jalan sama teman cowok yang reputasinya mengerikan dan pulang tengah malam? Well, itu bukan cemburu, honey. Dia cuma khawatir aja.
Obsesi Wartawan
Cemburu buta: Dia hobi banget tanya-tanya soal teman-temanmu yang cowok. Mulai dari rumahnya di mana (takut kamu diapelin), kedekatanmu dengannya (khawatir kamu cinlok), sampai kegantengannya. Waduh, kamu kan nggak pacaran sama wartawan gosip!
Tanda sayang: Pertanyaannya nggak menyudutkan. Misalnya, hobinya apa (siapa tahu bisa ke bengkel bareng) atau tempat nongkrong favoritnya (mungkin bisa gabung). Intinya, dia pengin bisa diterima sohib-sohibmu. Biasalah, buat pelicin hubungan. He he.
Borgol Cinta
Cemburu buta: Dia banyak melarangmu berhubungan dengan sohib. Jangankan jalan atau nongkrong bareng, datang ke acara ultah sohibmu aja dia nggak bakal ngijinin. Ke mana-mana, kamu harus mengajaknya. Tanpa dia, exit permit-mu nggak bakal keluar.
Tanda sayang: Larangannya memang beralasan. Misalnya aja, kamu alergi rokok tapi diajak sohib cowok ke club, nggak bisa kena angin malam tapi dapet tiket gratisan buat nonton pensi outdoor. Well, itu sih karena dia nggak pengin kamu kenapa-kenapa.
Awas Jebakan!
Cemburu buta: Dia sering ngasih pertanyaan nggak bermutu seperti, “Aku ganteng nggak?” Atau, “Kaos polo ini lebih keren buat aku atau Joni?” Please, deh. Tapi baginya, jawabanmu lebih penting dari acara Oprah Winfrey Show atau serial Friends favoritmu.
Tanda sayang: Well, dia nggak bakal ngajuin pertanyaan-pertanyaan silly kayak begitu! Baginya, yang terpenting adalah cara mengambil hatimu sebanyak mungkin! Kalau kamu dilimpahi kasih sayang dan cinta, masa iya sih bakal menoleh ke cowok lain